Ma'af tak sengajaku berpaling dari kesemuanmu,
Ma'af kutak mampu lagi tuk menemani jalan hidup dan pikiranmu,
Ma'af ku tlah rindu padanya,
Ma'af ku tak bisa melupakannya,
Ma'af ku masih menemui hatinya,
Ma'af ku masih bertemu dengannya,
Ma'afku telah muncul karena kita telah IMPAS
Ma'afku
Selamat, SENDIRI!
Selamat Menempuh Hati yang baru
Selamat Hidup SENDIRI
Selamat menikmati hasilmu SENDIRI
Selamat menggunakan WAKTUmu SENDIRI
Selamat makan hasilmu SENDIRI
Selamat tidur sendiri
Selamat Semoga sukses apa yang kau SENANGI.
Kondisi yang Koma
Di ICU ini ku hanya bisa berbaring dan hanya merasakan sakit,
Di luar sana...,
Ku melihat daun-daun hijau,
Bunga-bunga segar yang telah tersiram setiap dan sepanjang waktu,
Pemilik bunga itu dengan setia merawat, menjaga, dan membersihkan setiap waktu,
Dengan Bijak, Pemilik bunga itu sering membasmi hama yang ada di bunga itu,
Dengan rasa tanggung jawab, pemilik bunga itu memahami tentang kondisi bunga mekar itu,
Jiwaku yang kosong di ICU,
Kuisi dengan pemahaman dan kesadaran,
Sudah berbeda, dan ternyata tak selamanya.......
Berbahagialah ketika kita menemukan Pemilik Bunga itu,
Ku selalu mencari tiada henti walau kondisiku koma,
Dan ku berjanji tidak akan menyia-nyiakan dia.
Bisakah.........
Bisakah kita membantu tanpa menghitung?
Bisakah kita memberi tanpa ingin balasan?
Bisakah kita menoreh teman, mengesampingkan diri kita?
Bisakah kita membiasakan untuk tidak membicarakan tentang DIRI sendiri?
Aku sangat BENCI KESOMBONGAN DIRI,
Bisakah kita mengingat siapakah diri kita?
Bisakah kita TAHU DIRI?
Bisakah kita tersenyum walau perih jiwa kita?
Lantas, PARAMETER apa yang mau kita pakai???
Tuk LEPAS dari semua itu???
Ku tunggu SIKAPmu
Terali Besi Jiwa
Jiwa yang hidup di terali besi,
Takkan mampu keluar dari kebenaran Hati,
Kebebasan mutlak,
Senyum Sehat,
Kejernihan Pola pikir,
Di terali besi Jiwa .....
Hanya memikirkan kepentingan diri, Kebutuhan diri,
Kesejahteraan diri,
Kebahagiaan diri,
Tidak ada udara bebas....
Yang menyapa diriku ,
Sungguh begitu besar NIKMAT yang kau berikan Ya Allah ..
Maukah Kau Memelukku?
Kadang-kadang ada hari dimana aku marah
tanpa alasan yang jelas
dimana aku menangis dan bersedih
hanya karna masalah sepele
Di hari yang tidak berpihak padaku,
hari yang sangat melelahkan....
Rasanya aku ingin marah
kepada semua orang
Walaupun beribu-ribu kali meyakinkan diri sendiri
semuanya akan baik-baik saja
Walaupun sudah berusaha keras
untuk tersenyum menghadapi semuanya
Namun ada hari dimana aku
bahkan tak bisa menghibur diriku sendiri
Kalau begitu...
Jangan bertanya alasan mengapa aku seperti itu...
Jangan bertanya apa-apa padaku
Hanya cukup....
Mau kah kau memelukku??
Peluk dan rangkul saja diriku.....
Sepatu Kaca
Mencari pemiliknya
Yang sesuai dengan ukurannya
Tidak kebesaran
Tidak Kekecilan
Sepatu yang kebesaran
Bisa membuat sang pemakai jatuh
Ketika berjalan...
Sepatu yang kekecilan
Akan membuat kaki sang pemakai
lecet dan menimbulkan luka...
Sepatu kaca hanya akan terlihat indah
di kaki pemiliknya....
Demikian juga cinta....
Hanya akan bersemi dengan indah
di hati pemiliknya....



